Recap Pendaftar SPMB Maung Per 28 Mei 2026
29 May 2026

Total pendaftar yang terverifikasi : 990
Kuota yang diterima : 608 untuk 19 Rombel / 32 murid per-kelas
Inovasi Pendidikan Jawa Barat Melalui Sekolah Maung
Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan program Sekolah Manusia Unggul (Maung) pada tahun ajaran 2026/2027 sebagai terobosan untuk mencetak generasi “Manusa Waluya”—manusia yang memiliki keseimbangan utuh antara akal, jasmani, emosi, sosial, dan spiritual. Mengadaptasi filosofi lokal Gapura Pancawaluya (Cageur, Bageur, Bener, Pinter, Singer), program gagasan Gubernur Dedi Mulyadi ini merupakan restrukturisasi dari sekolah-sekolah favorit terdahulu. Sekolah Maung tidak dibangun sebagai unit baru, melainkan mengoptimalkan sekolah negeri terpilih lewat penyesuaian kurikulum berbasis minat dan bakat khusus untuk menjaring siswa dengan potensi istimewa.
Sistem Penerimaan yang Ketat dan Bebas Zonasi
Proses pendaftaran melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) khusus Sekolah Maung berlangsung pada tanggal 25–29 Mei 2026 secara serentak di 41 sekolah pilihan (28 SMA dan 13 SMK) se-Jawa Barat. Berbeda dengan PPDB reguler, seleksi Sekolah Maung tidak menerapkan sistem zonasi, melainkan murni berbasis kompetensi dan prestasi dengan integritas ketat demi menghindari praktik “titip-menitip” siswa. Kuota penerimaan dibagi ke dalam tiga jalur utama: Jalur Potensi Akademik (10%), Jalur Kompetensi Akademik berbasis nilai rapor dan kejuaraan (70%), serta Jalur Kompetensi Non-Akademik (20%) seperti seni, olahraga, organisasi, dan kepemimpinan.
Penerapan dan Antusiasme Tinggi di SMKN 1 Cibadak
Di Kabupaten Sukabumi, SMK Negeri 1 Cibadak terpilih sebagai salah satu dari sedikit SMK yang ditunjuk untuk menjalankan program unggulan ini. Untuk memfasilitasi program Sekolah Maung, SMKN 1 Cibadak membuka 19 rombongan belajar dengan total daya tampung sebanyak 608 kursi (32 siswa per kelas). Seleksi ini memicu antusiasme yang luar biasa tinggi dari para orang tua dan lulusan SMP sederajat di Sukabumi, terbukti dengan melonjaknya jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 1.100 peserta, sehingga menciptakan persaingan yang sangat ketat untuk masuk ke sekolah vokasi unggulan ini.
Kekhasan Seleksi Jalur SMK
Sebagai bagian dari rumpun SMK Maung, proses SPMB di SMKN 1 Cibadak memiliki regulasi yang sedikit berbeda dengan jenjang SMA, di mana calon siswa dikecualikan dari Tes Kemampuan Akademik (TKA) tertulis. Penilaian akademik difokuskan pada akumulasi nilai rapor semester 1 hingga 5 untuk mata pelajaran utama seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan IPS dengan standar minimal nilai rata-rata 85 untuk jalur akademik dan 80 untuk non-akademik. Para pendaftar di SMKN 1 Cibadak dapat memilih hingga maksimal tiga program keahlian dari total lima kompetensi keahlian yang tersedia di sekolah ini—seperti Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian, Agribisnis Tanaman, Ternak, Perikanan, serta Desain Komunikasi Visual (DKV)—sesuai dengan minat bakat yang ingin dikembangkan secara global.