SMK Negeri 1 Cibadak terus mengembangkan teknik pertanian modern, salah satunya melalui budidaya tanaman melon di dalam greenhouse dengan metode pot gantung. Inovasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang vertikal serta mempermudah kontrol terhadap hama dan penyakit yang sering menyerang dari permukaan tanah. Namun, budidaya dengan metode gantung memerlukan ketelitian ekstra, terutama dalam hal manajemen beban dan distribusi nutrisi agar buah yang dihasilkan tetap memiliki kualitas premium dengan tingkat kemanisan (brix) yang tinggi.
1. Manajemen Nutrisi dan Irigasi Tetes
Karena volume media tanam dalam pot gantung cenderung terbatas, tanaman melon sangat bergantung pada ketersediaan nutrisi secara kontinu. Penggunaan sistem irigasi tetes (drip irrigation) menjadi kunci utama. Nutrisi AB Mix dialirkan secara otomatis dengan konsentrasi yang disesuaikan berdasarkan fase pertumbuhan:
Fase Vegetatif: Fokus pada pertumbuhan daun dan batang.
Fase Generatif: Fokus pada pembentukan bunga dan pengisian buah.
Pengecekan nilai EC (Electro Conductivity) dan pH air nutrisi dilakukan setiap hari untuk memastikan tanaman tidak mengalami stres kekurangan unsur hara.
2. Pruning dan Toping (Pemangkasan)
Untuk menjaga efisiensi sirkulasi udara di dalam greenhouse, dilakukan pemangkasan tunas air (cabang samping). Daun-daun yang berada di bagian bawah atau yang menunjukkan gejala penuaan dibuang untuk mencegah kelembapan berlebih. Setelah tanaman mencapai ketinggian tertentu atau jumlah daun yang cukup, dilakukan teknik toping (pemotongan pucuk utama) agar energi tanaman terfokus sepenuhnya pada pembesaran buah.
3. Penyerbukan Buatan dan Seleksi Buah
Di dalam lingkungan greenhouse yang tertutup, keberadaan serangga penyerbuk alami sangat minim. Oleh karena itu, siswa melakukan penyerbukan buatan (hand pollination) dengan mengawinkan bunga jantan ke bunga betina pada pagi hari. Setelah buah mulai terbentuk seukuran telur ayam, dilakukan seleksi buah. Hanya satu hingga dua buah terbaik yang dipelihara pada setiap pohon agar nutrisi tidak terbagi, sehingga dihasilkan melon yang besar dan seragam.
4. Penyanggaan Buah (Fruit Netting)
Hal paling krusial dalam metode pot gantung adalah penyanggaan buah. Mengingat posisi pot berada di atas, buah melon yang semakin berat harus ditopang menggunakan jaring (net) yang diikatkan pada rangka greenhouse. Hal ini bertujuan agar beban buah tidak mematahkan batang tanaman atau merusak sistem perakaran dalam pot.